Jumat, 25 November 2011

Learning Design dalam e-Learning

Dalam banyak referensi dijelaskan bahwa e-Learning merupakan kesatuan antara keunggulan teknologi elektronika dan metode pembelajaran untuk menjadikan penggunanya belajar (learning). Dengan demikian, untuk menyampaikan suatu pembelajaran melalui e-Learning kita harus mampu menggabungkan kedua hal tersebut, yaitu teknologi dan metode belajar.
Ungkapan “Contents is King” sering kita dengar dalam dunia e-Learning. Apabila kita tinjau ulang ungkapan tersebut memang ada benarnya, namun tidak selamanya benar. Apa maksudnya?
Betul bahwa sebuah sistem e-Learning tidak berarti apa-apa jika tidak memiliki konten. Namun di  sisi lain, sistem e-Learning yang berisi banyak konten pun tidak menjamin penggunanya ‘belajar’ melalui sistem yang dimaksud itu.
Dalam filosofi pendidikan, banyak aliran dan pendekatan yang menerangkan tentang bagaimana seseorang belajar, seperti kita ketahui terdapat pendekatan kognitivisme, behaviourisme, dan kontruktivisme. Dalam era e-Learning, ketiga pendekatan tersebut tidak lantas menjadi kadaluarsa dan harus digantikan. Justru setelah era e-Learning seorang guru/dosen/learning designer harus mampu mengadopsi pendekatan-pendekatan tersebut kedalam bentuk digital, inilah yang saya sebut ‘Learning Design dalam e-Learning’.
Learning design tidak serta merta berbicara masalah bagaimana membuat sebuah konten yang baik dan dipahami oleh penggunanya. Lebih dari itu, learning design akan berbicara hingga bagaimana menimbulkan kesadaran (awareness), daya tarik (attraction) dan pada akhirnya menimbulkan rasa ingin mengadopsi (adoption) e-Learning yang dikembangkan.


Learning Design Process
Domain Learning Design
Hal yang sering dilakukan dalam membuat sebuah pembelajaran (course) e-Learning adalah kita langsung berpikir bahwa pengguna akan langsung melakukan adopsi (adoption) terhadap course kita. Inilah kesalahan besar dalam merencanakan pembelajaran e-Learning. Materi berupa modul-modul pdf, presentasi-presentasi powerpoint dan sebagainya terus di-upload tanpa memperhatikan rancangan course. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam merencanakan pembelajaran e-Learning selanjutnya adalah dengan mendesain course yang menimbulkan kesadaran dan daya tarik bagi penggunanya.

http://idelearning.com/2011/05/30/learning-design-dalam-elearning/#more

Tidak ada komentar:

Posting Komentar